Ada yg begitu rajin mengusiku yaitu kesedihan,ia lebih mengekal di rumah ingatan,rumah berisi kuburan mu yang tak pernah kau minta ziarahi
Seperti senja melepas terang perlahan lahan,kebahagian pun sama ia bertahan tapi tak kuasa menolak kehilangan..
Mungkin hadir mu adalah cara Tuhan mengajari bahwa mencintai mu adalah penghianatan pada takdir.
Aku masih sama..mencari janji langit yang di jatuhkan dalam bentuk "APA" meski aku tak suka menjadi tanya (?)
0 komentar:
Posting Komentar