Di langit suara-suara itu telah lama ada,
entah berabad-abad tak terhingga mereka pun tak pernah tau.
Langit,selalu sibuk melepas keberangkatan suara-suara kayangan,
datang dari lembah-lembah ketakutan,kabut kabut kebencian,cahaya-cahaya harapan.
Suara itu akan mengepung seisi jagat dalam perlombaan,semua saling mengintai.
Masing-masing mereka di bagikan kitab perjanjian dan buku catatan yang pada waktunya akan di kembalikan.
Ada yang begitu sedih suaranya tak cukup lama di inginkan hadirnya,ada pula yang begitu tertahan di dalam cerminnya..
Suara itu berlomba menumbangkan,menelan bangkai-bangkai yang sumbang,menusuk di setiap perkataan.
Tak lagi bersuara berarti mati dalam nisannya.
Tak berani bersuara terkubur dalam kesunyiannya.
Suara yang memekikkan kehidupan menghisap darah-darah lawan.
Bahkan menjadi langit sekali pun pencipta suara suara itu tak pernah di patuhi..
Suara-suara terlarang buah kelezatan dari langit.
Bertahtalah di langit tapi jangan membeli suara.
0 komentar:
Posting Komentar