
NATUNA KU
Sampaikan salam ku wahai burung srindit pada laut sakti ku,
perahuku teramat jauh berlayar,
ku tembangkan siul di tengah jerit ombak laut cina selatan.
Masihkah engkau seperti dulu begitu ramah dan lugu,
bahkan dalam desah mu kau hembuskan nafas bebas dari tangan-tangan kotor.
Natuna Ku..
Kini aku belajar menelusuri lorong-lorong akan nilai kehidupan,
bersenandung cakrawala dalam mencari jati diri,
ada harapan yang menggarisi cita-cita dan mimpi,
walau terkadang tubuh remuk dan hampir takluk tapi ada nafas bias mentari di ufuk sebelah utara..
Natuna ku..
Wajah mu tak banyak berubah tapi senyummu tak lagi ku rasakan ramah.
0 komentar:
Posting Komentar