Minggu, April 27, 2014

Alasan Kenapa si Dia Menolakmu

Selamat shubuh, pagi,siang,sore,dan malam para jiwa yang tersakiti karena di tolak mentah-mentah! hahaha
Pada penasaran ya kenapa kalian semua di tolak?? oke. disini gue bakalan memberikan beberapa alasan yang mungkin,knpa si Dia menolak Lo semua. Tapi,alasan penolakan ini juga ada klasifikasinya. kita mulai dari yang pertama.




1. Ditolak pada saat mau kenalan.

Dalam klasifikasi ini ada beberapa alasan kenapa kalian di tolak pada saat ingin berkenalan. Menurut analisa saya,si dia menolak untuk di ajak berkenalan karena....

a. cara lo berkenalan salah. ada tipe-tipe mahluk,yang mau berkenalan kalau caranya itu berbeda dan terlihat istimewa. Karena,perkenalan ini lah yang akan selalu di ingat sebagai awal dari hubungan kalian. Gak cuma sekedar bilang "hai,boleh kenalan gak?" sambil senyum-senyum sok laku lagi kan. -,-

b. si dia lagi bad mood. mood seseorang juga perlu dalam menentukan hasil dari perkenalan itu. Mood yang paling baik itu pada saat datar. gak terlalu happy dan gak terlalu sedih. jadi santai,alias biasa-biasa aja. kalau si dia lagi happy,kemungkinan berhasil itu sedikit. sekitar 25% lah. soalnya otak si dia itu penuh dengan hal yang sudah membuat dia happy,jadi gak ada tempat lagi buat mikirin perkenalan. Nah,kalau dia lagi sedih,itu lebih parah lagi usaha lo. kecuali itu tadi,cara lo berkenalannya pas banget. si dia lagi nangis di tepi pantai sendirian,terus lo muncul tiba-tiba(kayak pahlawan kesiangan) ngasih sapu tangan(jangan sapu kaki ya). tapi itu drama banget coy. jarang ketemu suasana kayak gitu. Biasanya seseorang lagi sedih itu,lebih cenderung mengingat orang yang bisa ia percaya buat curhat atau dia lebih memilih UNTUK TIDAK DI GANGGU ! sekian.

c. ini adalah alasan terakhir. Si Dia terlalu sombong !!
(end. gak ada penjelasan)

2. Ditolak pada saat PDKT

eng ing eng.... penolakan ini,emang sih cuma dalam bentuk sinyal doang. tapi cukup membuat galau juga. oke ini dia alasannya..

a. dari awal dia cuma menggap lo teman biasa,bukan luar biasa. Itu lah kenyataan coy. kadang tak semanis yang di bayangkan. tapi penolakan dalam tahap ini gak masalah. namanya juga usaha.

b. kalian tau kan,sebenarnya tahap PDKT itu banyak munafiknya. yang gak pernah pake farfum,jadi pake farfum. yang biasa pendiam,ini malah sibuk ngebanggain diri sendiri alias narsis(biasanya dalam bentuk sindiran). jadi gue menyimpulkan alasan ini adalah Tidak Adanya kejujuran. sebenarnya manusia menyukai yang namanya kejujuran dan apa adanya. yaitu dengan menjadi diri kalian sendiri.

3. Ditolak pada saat nembak

Ini ni,yang bikin ilmu ikhlas hilang. sudah keluar modal banyak,eh di tolak. hahahaha. yang di tolak dalam tahap ini mana suaranyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!???? hhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!! -,- . oke guys. banyak alasan dalam memilih. tapi untuk soal cinta, gue lebih setuju kalau CINTA ITU TANPA ALASAN. karena kalau beralasan,disaat alasan itu mulai habis di telan waktu,otomatis cinta itu juga akan ikut habis. tapi alasan berikut ini gue simpulkan dari penggabungan Cinta beralasan dan Cinta tak beralasan. ce'ilahhhhhh serasa bener aja nih gue... -,-

a. si Dia memang gak ada rasa sedikit pun sama kalian. susah juga kan kalau di paksain. APA???!! COBA DULU DIJALANIN??? hmhmhm,CINTA KOK COBA-COBA -,-

b. Kalian kurang menarik di matanya.

c. si Dia jatuh Cinta pada orang lain. wew...nasib mu lah nak..nak..

d. kamu gak punya kelebihan sedikitpun yang bisa membuat dia pernah mengingatmu. kalau cuma modal lebih jelek sih gak bakalan berhasil. hahahaha

e. usahamu kurang dalam mendapatkan hatinya. jangan cuma selalu ada. tapi cobalah untuk selalu mengerti. ^_^

f. si Dia cuma mau ngetes kalian,apakah kalian beneran serius atau enggak. ibarat kupon hadiah,di dalam hatinya si Dia bertuliskan "Coba Lagi". semangat ya...jangan menyerah untuk mendapatkan cinta sejatimu. ceemungudt..cemunguddtt -,-

g. alasan terakhir adalah TUHAN MEMPERSIAPKAN YANG TERBAIK UNTUK KALIAN ^_*


hmhmhm.tapi gue punya semboyan "LEBIH BAIK DITOLAK DARIPADA DIGANTUNG" sakit banget cuuyyyyy . Saya Jummaita,wassalam
Share:

0 komentar: